SAMARINDA – Momentum pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) di Kaltim semakin terasa dengan adanya komitmen dari perusahaan-perusahaan melalui dana CSR. Namun, tantangan dalam pemerataan pembangunan tetap menjadi sorotan utama.
Anggota DPRD Kaltim, M. Udin, mengungkapkan kebutuhan untuk lebih memaksimalkan dana CSR demi pemerataan pembangunan. “CSR harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal,” kata Udin.
Udin juga menyampaikan kekhawatiran terkait masyarakat yang belum mendapatkan manfaat dari program RLH. “Harus ada evaluasi dari pemerintah daerah untuk memastikan bahwa setiap warga Kaltim mendapatkan haknya,” ucapnya.
Sementara itu, terkait kepemimpinan di Kaltim, Udin menaruh harapan besar kepada Pj Gubernur, Akmal Malik. “Harapan kami, Pj Gubernur dapat membangun komunikasi yang baik dengan lembaga legislatif dan masyarakat agar aspirasi rakyat dapat terakomodir dengan baik,” pungkas. (ADV/CP-M)