Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Yonavia: Transformasi Digital Pendidikan Harus Perhatikan Keamanan Siber
Advertorial

Yonavia: Transformasi Digital Pendidikan Harus Perhatikan Keamanan Siber

adminBy admin28 November 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Digitalisasi pendidikan semakin masif diterapkan, namun Anggota DPRD Kaltim, YYonavia mengingatkan agar transformasi ini tetap memperhatikan literasi digital dan keamanan jaringan. Menurutnya, tantangan di era digital tidak hanya soal kelengkapan infrastruktur, tetapi jliterasi digital. Ini berlaku untuk siswa, guru, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan,” kata Yonavias diiringi dengan peningkatan literasi digital. Ini berlaku untuk siswa, guru, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan,” kata Yonavia.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu diperkuat guna memastikan infrastruktur digital yang kokoh. Dengan begitu, proses belajar-mengajar berbasis teknologi dapat berjalan efektif tanpa risiko besar. “Infrastruktur yang kuat adalah fondasi bagi digitalisasi pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.

Keamanan siber menjadi perhatian khusus Yonavia, mengingat lembaga pendidikan mengelola data-data sensitif yang rawan disalahgunakan. Ia mengingatkan bahwa lembaga pendidikan sering menjadi target serangan siber. “Data siswa, catatan akademik, dan informasi staf adalah aset yang harus dilindungi. Kita harus siap menghadapi potensi ancaman dari para penjahat siber,” ujarnya.

Selain itu, Yonavia mendorong pemerintah untuk memberikan pelatihan literasi digital kepada para pengajar dan siswa. Dengan pengetahuan yang cukup, mereka tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga melindungi diri dari ancaman digital. “Keamanan siber dan literasi digital harus menjadi prioritas utama dalam mendukung transformasi pendidikan di era digital ini,” pungkasnya. (adv/GS-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
  • Hilirisasi Jadi Kunci, Keripik Pisang Produksi IKM Kutim Perkuat Penetrasi di Pasar Uni Eropa
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.