Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»FGD Kaltim Bahas Strategi Meningkatkan Kompetensi SDM Konstruksi
Advertorial

FGD Kaltim Bahas Strategi Meningkatkan Kompetensi SDM Konstruksi

adminBy admin20 November 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA -Dalam rangka meningkatkan kesiapan sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi, sebuah Focus Group Discussion (FGD) telah diadakan di Hotel Grand Verona, Samarinda, yang dipimpin oleh Sapto Setyo Pramono, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Kalimantan Timur, pada hari Selasa (19/11/2024). Acara ini menekankan perlunya strategi baru dalam meningkatkan kualitas SDM lokal.

Sapto menyoroti pentingnya penyesuaian kebijakan lokal untuk mendukung pengembangan jasa konstruksi di Kaltim. “Kita harus melihat ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan lokal dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja dari luar,” jelasnya. Acara tersebut juga membahas implementasi Peraturan Gubernur Kaltim No. 46/2023 yang bertujuan untuk mengoptimalkan keterlibatan SDM lokal dalam proyek-proyek konstruksi.

Dalam FGD ini, dijelaskan bahwa penguatan SDM lokal membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan industri. “Integrasi ini penting untuk memastikan bahwa pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” tambah Sapto.

Sapto juga mengajak semua pihak terkait untuk berpartisipasi dalam pembentukan kebijakan yang akan membantu mempersiapkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil tetapi juga inovatif. “Kita perlu mendorong inovasi dan kreativitas di antara para insinyur dan pekerja konstruksi kita,” ujarnya.

Sebagai penutup, Sapto mengungkapkan harapannya agar kebijakan baru ini dapat membantu Kaltim mencapai standar yang lebih tinggi dalam penyelenggaraan jasa konstruksi. “Dengan SDM yang lebih kompeten, kita dapat memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun tidak hanya berkualitas tinggi tetapi juga berkelanjutan,” pungkasnya. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan

11 Januari 2026

Benchmark ke Sleman, Langkah Strategis Kutim Mengukir Prestasi Akuatik Masa Depan

6 Desember 2025

Basuki: Turnamen E-Sport Jadi Ruang Positif Bagi Pemuda Kutim

28 November 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Seleksi Bantuan Ternak Diperbarui, DTPHP Kutim Terapkan Skema Giliran
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
  • Hilirisasi Jadi Kunci, Keripik Pisang Produksi IKM Kutim Perkuat Penetrasi di Pasar Uni Eropa
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.