Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»dr Novel Sebut Harus Ambil Langkah Kongkret Atasi Persoalan HIV/Aids
Advertorial

dr Novel Sebut Harus Ambil Langkah Kongkret Atasi Persoalan HIV/Aids

adminBy admin22 Oktober 2024Updated:19 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Banyaknya perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutim, berdampak terhadap laju pertumbuhan perekonomian masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya. Namun di balik itu semua, beragam persoalan sosial kemasayarakatan juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan imbas dari banyaknya masyarakat yang bekerja di perusahaan tersebut, salah satunya terkait menjamurnya tempat usaha hiburan malam terutama Lokalisasi.

Meskipun secara resmi Pemerintah Daerah telah melarang dan menutup aktifitas Lokalisasi yang ada di wilayah Kutim, namun praktek-praktek terlarang tersebut masih bisa di temui di lapangan. Meskipun saat ini metode transaksi yang di gunakan lebih banyak memanfaatkan jejaring media sosial atau di kenal prostitusi online.

Anggota DPRD Kutim dr Novel Tyty Paembonan mengatakan salah satu penyumbang terbesar penularan penyakit HIV dan AIDS di Kutim berasal dari hiburan malam yakni mencapai 42 persen dari keseluruhan penderita penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini.

“Jadi gini di setiap daerah yang perekonomianya mulai berkembang, di situ akan muncul pusat-pusat keramaian salah satu hiburan malam, dan ini (hiburan malam) ada di seluruh Kecamatan,” ujarnya.

Menanggapi terkait pertanyaan awak media apakah saat ini Kutim sudah masuk kategori darurat HIV dan AIDS, Politisi partai Gerinda yang kembali terpilih untuk duduk kembali di DPRD Kutim ini menyebut, perlu adanya kajian terlebih dulu untuk melihat indikator serta data dukung yang valid sebelum memutuskan suatu wilayah masuk dalam kategori darurat HIV dan AIDS.

“Yang perlu di garis bawahi, kita harus segera mengambil langkah-langkah kongkret untuk bisa mengatasi persoalan ini, bahaya juga buat kita,” pungkasnya. (adv/g-s08)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Festival Sekerat Nusantara V Tegaskan Komitmen Desa Bangun Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan

12 Juli 2026

Bupati Kutim Dorong Lulusan BLK Terpantau Hingga Terserap Dunia Kerja

6 Juli 2026

BPS Kutim Libatkan 322 Petugas Sukseskan Pendataan Sensus Ekonomi 2026

30 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Bupati Kutim Ajak Orang Tua Hindari Kekerasan Verbal pada Anak
  • Kolaborasi Pemkab dan Perusahaan Sawit Wujudkan Kesetaraan Gender di Dunia Kerja
  • Perhitungan Formasi Jabatan Fungsional Jadi Langkah Strategis Transformasi Digital Kutim
  • Tongkat Estafet Kepemimpinan Polres Kutim Beralih ke AKBP Aryansyah
  • Tradisi Tepung Tawar Warnai Penyambutan Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah
  • Festival Sekerat Nusantara V Tegaskan Komitmen Desa Bangun Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan
  • Mahyunadi : Festival Budaya Harus Perkuat Identitas Daerah Tanpa Mengesampingkan Nilai Keagamaan
  • Tanaman Produktif Warnai Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Polder Sangatta
  • Gua Mengkuris Tampilkan Harmoni Warisan Alam dan Peradaban Purba
  • Tak Hanya Indah, Tangga Bidadari Simpan Jejak Geologi Jutaan Tahun
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.