Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Anggota DPRD Kaltim Evaluasi Pemotongan Anggaran Beasiswa
Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Evaluasi Pemotongan Anggaran Beasiswa

adminBy admin3 November 2024Updated:10 November 20241 Min Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Ketidakpuasan mengemuka di kalangan anggota DPRD Kalimantan Timur terhadap pemotongan signifikan pada anggaran Beasiswa Kalimantan Timur (BKT) untuk tahun 2024. Fuad Fakhruddin, seorang anggota dewan, secara terbuka menyatakan bahwa ia akan mempertanyakan dan memperjuangkan revisi keputusan tersebut.

Dalam rapat yang belum lama ini diadakan, Fuad mengungkapkan, “Mengurangi anggaran untuk pendidikan di saat kita sedang membangun sumber daya manusia adalah langkah mundur. Saya tidak akan tinggal diam dan akan memastikan bahwa DPRD mengambil tindakan untuk memulihkan anggaran ini.” APBD tahun ini hanya mengalokasikan Rp 220 miliar untuk beasiswa, turun drastis dari anggaran tahun lalu.

Fuad menjelaskan dampak negatif dari pemotongan anggaran ini, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin. Dengan dana yang terbatas, hanya 47 ribu mahasiswa yang bisa menerima beasiswa, fokus pada 20 ribu di antaranya yang berasal dari masyarakat miskin.

“Kita perlu melihat lebih jauh dari sekadar angka di kertas. Ini tentang masa depan anak-anak kita dan kesejahteraan warga yang ingin meningkatkan kehidupan mereka melalui pendidikan,” tegas Fuad.

Akhir dari rapat tersebut menandai sebuah komitmen dari Fuad dan beberapa rekannya untuk terus mendesak agar anggaran pendidikan diprioritaskan. “Ini bukan hanya tentang anggaran, tapi juga tentang nilai-nilai kita sebagai masyarakat yang mendukung pendidikan,” pungkasnya. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.