Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Di Pesta Adat Lomplai, Kepala Adat Wehea Minta Legilitas Masyarakat Hukum Adat Wehea Dipercepat
Advertorial

Di Pesta Adat Lomplai, Kepala Adat Wehea Minta Legilitas Masyarakat Hukum Adat Wehea Dipercepat

adminBy admin19 April 2024Updated:23 April 20242 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

MUARA WAHAU – Kepala Adat Wehea Ledjie Taq megatakan, ia dan masyarakat Wehea sangat bangga, sebab dalam dua tahun terakhir ini, Lom Plai atau Pesta Adat dan Budaya Wehea mendapatkan apresiasi di tingkat nasional sebagai Karisma Event Nasional (KEN).

Ledjie Taq mengakui semua berkat bantuan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dan Provinsi serta kerja keras masyarakat Wehea yang saling bahu membahu. Sehingga menjadi kebanggan buat pihkanya sebagai masyarakat wehea.

“Karena Lom Plai merupakan adat istiadat yang turun temurun dari nenek moyang kami. Sehingga tradisi ini ada sampai sekarang. Lom Plai juga merupakan wujud syukur kami masyarakat wehea terhadap alam. Terhadap jasanya yang memberikan penghidupan dan lingkungan hidup yang layak untuk ditinggali, memberikan udara, air dan tanah yang bersih, sehingga hasil pertanian dapat dinikmati,” tutur Ledjie Taq.

Dalam kesempatan itu juga, ia menyampaikan bahwa masyarakat umum adat wehea tersebar di enam desa di Kecamatan Muara Wahau. Beberapa hal yang ia tekan, pertama, berkaitan dengan pihaknya yang belum mendapatkan kejelasan akan legalitas dari pemerintah, melalui pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat.

“Hal ini sangat kami butuhkan, agar kami dan generasi penerus masyarakat wehea segera mendapatkan kepastian hukum dari pemerintah. Mengingat sejak tahun lalu, kami sudah mengajukan permohonan untuk mendapatkan pengakuan ini,” tegas Ledjie taq, di hadapan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, para pimpinan perangkat daerah Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim dan tamu undandang lainnya serta ribuan masyarakat yang hadir menyaksikan Pucak Acara Pesta Adat dan Budaya Wehea, di Lapangang, Desa Nehas Laih Bing, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutim.

Yang kedua, yang tidak kalah penting lanjut Ledjie Taq adalah berkaitan dengan insentif dan operasional pengurus lembaga adat, yang sampai saat ini belum berpihak kepada mereka. Ia bersama pengurus berharap, Bupati dapat memberikan perhatian khusus, agar insentif dan operasional bagi lembaga adat ini dapat ditingkatkan lagi.

“Yang ketiga, kami sangat berharap melalui acara lom plai ini, dapat dibantu pembiayaan setiap tahun, guna memeriahkan rangkaian acara. Bantuan itu, baik itu dari provinsi maupun kabupaten, perusahaan CSR dan lebih khusus dari Pemerintah Desa,” pintanya.

“Keempat, kami mohon bapak Pj gubernur dan Bupati, dapat memberikan rekomendasi, keberlakuan khusus kepada putra/putri kami melalui beasiswa sampai tuntas. Baik jenjang pendidkkan SD, SMP, SMA maupun sarjana,” pungkasnya. (ADV/CP-DS)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.