SAMARINDA – Penggunaan Hotel Atlet sebagai gedung perpustakaan baru oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim mendapat sorotan dari Komisi II DPRD Kaltim. Mereka meminta Pemprov Kaltim mempertimbangkan ulang rencana tersebut.
“Konstruksi Hotel Atlet sebenarnya diperuntukkan untuk kamar-kamar atlet. Mungkin perlu pemikiran ulang jika ingin dijadikan perpustakaan,” ungkap Tiyo, anggota Komisi II.
Tiyo menambahkan bahwa Pemprov Kaltim seharusnya membangun perpustakaan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami mendukung upaya peningkatan minat baca, tapi harus dengan strategi yang tepat,” ujarnya.
Menanggapi kondisi kantor DPK yang sempit dan sering tergenang banjir, Tiyo menyampaikan simpatinya. “Kami memahami kebutuhan mereka untuk gedung baru, namun solusi yang tepat perlu ditemukan,” katanya.
Sebagai penutup, Nidya Listiyono, Ketua Komisi II, menambahkan, “Optimalisasi aset adalah salah satu kunci kemajuan Kaltim. Kami berharap agar Pemprov Kaltim selalu mempertimbangkan yang terbaik bagi masyarakat. (ADV/CP-M)