Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Pencegahan Perundungan di Sekolah: Ananda Emira Moeis Serukan Aksi Bersama
Advertorial

Pencegahan Perundungan di Sekolah: Ananda Emira Moeis Serukan Aksi Bersama

adminBy admin13 November 2023Updated:20 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Dalam upaya mencegah perundungan di lingkungan sekolah, Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menyerukan kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan orang tua. Ananda, dalam pernyataan yang diberikan pada Minggu (12/11), menekankan pentingnya tindakan bersama dalam menghadapi masalah perundungan yang dapat merugikan baik pelaku maupun korban.

Anggota DPRD dari partai PDIP ini menggarisbawahi, “Kami harus menempatkan perhatian lebih pada masalah perundungan ini. Ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua dan pemerintah.”

Ananda menyarankan pembentukan tim satgas di sekolah untuk mendampingi siswa dan mengawasi aktivitas mereka. “Tim ini penting untuk memastikan bahwa anak-anak berada dalam lingkungan yang aman dan terlindungi dari perundungan,” katanya.

Dia juga menyatakan bahwa sekolah memegang peran penting dalam mendidik siswa tentang bahaya perundungan. “Sekolah harus memberikan pendidikan tentang bahaya perundungan dan menciptakan lingkungan yang aman untuk semua siswa,” tambah Ananda.

Ananda juga menyerukan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah efektif dalam menyediakan konseling bagi pelaku dan korban perundungan. “Konseling ini penting untuk memahami dan mengatasi akar masalah perundungan,” jelasnya.

Dia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa peraturan sekolah yang tegas dan pengawasan yang lebih baik adalah kunci untuk mencegah perundungan. “Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman bagi anak-anak kita,” pungkas Ananda. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.