Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Optimalkan E-Katalog untuk Pengadaan Barang: Tantangan dan Peluang bagi UMKM di Kaltim
Advertorial

Optimalkan E-Katalog untuk Pengadaan Barang: Tantangan dan Peluang bagi UMKM di Kaltim

adminBy admin13 November 2023Updated:19 November 20231 Min Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – E-katalog, sebuah sistem berbasis elektronik, dianggap sebagai alat utama dalam pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah daerah dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Encik Wardani, menekankan pentingnya penggunaan e-katalog untuk meningkatkan efisiensi dan membuka peluang bagi UMKM.

Encik menyoroti bahwa, meskipun e-katalog dapat memberikan manfaat besar dalam proses pembelian, masih banyak pelaku UMKM yang belum bisa mengoptimalkan penggunaannya. “E-katalog seharusnya memudahkan pengadaan barang dan jasa. Namun, masih ada pelaku UMKM yang mengalami kesulitan teknis dalam menggunakan sistem ini,” ujar Encik.

Pemerintah telah memberikan pelatihan kepada UMKM untuk mengintegrasikan mereka dengan sistem e-katalog. Namun, Encik menilai bahwa masih ada ruang untuk perbaikan dalam memaksimalkan pemanfaatan sistem ini. “Kami perlu memastikan bahwa pelatihan dan bimbingan yang diberikan benar-benar efektif dan bisa menjangkau lebih banyak pelaku UMKM,” terang Encik.

Menurut Encik, tantangan utama adalah masalah teknis dan keterbatasan pengalaman dalam menggunakan teknologi. “Ini bukan hanya tentang mengajarkan cara menggunakan e-katalog, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana teknologi ini bisa membantu mereka,” tambah Encik.

Encik mengakhiri dengan menekankan perlunya pendampingan berkelanjutan. “Pendampingan ini harus dilakukan secara berkelanjutan agar pelaku UMKM bisa benar-benar merasakan manfaat e-katalog,” pungkasnya. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.