Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»DPRD Kaltim Desak Penjelasan Aturan Teknis Kampanye di Fasilitas Pendidikan
Advertorial

DPRD Kaltim Desak Penjelasan Aturan Teknis Kampanye di Fasilitas Pendidikan

adminBy admin20 Oktober 2023Updated:19 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – MDalam respons terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 65/PUU-XXI/2023, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub, menekankan pentingnya adanya aturan teknis yang mendetail terkait pelaksanaan kampanye di fasilitas pendidikan. Putusan ini telah mengubah pandangan sebelumnya yang melarang kampanye di fasilitas pendidikan, namun kini menjadi sorotan seiring mendekatnya Pemilu 2024.

Sebelum putusan ini diberlakukan, isu kampanye di fasilitas pendidikan memang selalu menjadi perdebatan panas. Namun, dengan putusan MK yang baru, ada harapan agar proses kampanye dapat berjalan lebih teratur dan sesuai koridor. Meskipun putusan tersebut memberikan beberapa catatan seperti perizinan dari pihak pendidikan, tetap saja masih ada beberapa hal yang perlu diperjelas, seperti larangan atribut partai.

“Saya melihat ada ruang abu-abu terkait dengan atribut partai. Jika memang demikian, apakah hanya DPD yang boleh kampanye di sana, mengingat mereka tidak berafiliasi dengan partai politik?”, tutur Rusman saat diwawancarai, Senin.

Selain itu, Rusman juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa tanpa aturan teknis yang jelas, putusan ini hanya akan menimbulkan kebingungan di lapangan. Ada kebutuhan mendesak untuk aturan pelaksana yang dapat menjadi rujukan semua pihak terkait.

Berdasarkan wawancara kami, Rusman berpendapat, “Pendidikan adalah tempat sakral, dan kampanye harus dilakukan dengan hati-hati. Kami memerlukan aturan teknis yang jelas dan tegas untuk mencegah potensi masalah di masa mendatang.”

Momen mendekatnya Pemilu 2024 menambah urgensi dari isu ini. Para pemangku kebijakan seharusnya segera menindaklanjuti putusan MK dengan aturan pelaksana yang detail dan jelas, demi kelancaran proses demokrasi di tanah air. (ADV/CP-M)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026

Festival Sekerat Nusantara V Tegaskan Komitmen Desa Bangun Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan

12 Juli 2026

Bupati Kutim Dorong Lulusan BLK Terpantau Hingga Terserap Dunia Kerja

6 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
  • RSUD Kudungga Dorong Pelayanan Transparan Lewat Public Hearing
  • IKASANDI Jadi Langkah Kutim Petakan dan Perkuat Keamanan Siber Pemerintahan
  • Digitalisasi Jadi Jalan Perempuan Kutim Perkuat Kemandirian Ekonomi
  • Literasi Digital Jadi Pilar Terkuat, Kutai Timur Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Digital
  • Diskan Kutim Bekali 100 Nelayan dengan Teknologi dan Manajemen Perikanan
  • DOB Sangsaka Digagas untuk Percepat Pelayanan Publik di Lima Kecamatan
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.