Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Kegiatan HLM, Bupati Minta Dinas TPID dan PD Terkait Terus Pantau Gejolak Harga di Pasaran
Advertorial

Kegiatan HLM, Bupati Minta Dinas TPID dan PD Terkait Terus Pantau Gejolak Harga di Pasaran

adminBy admin12 Juli 2023Updated:2 September 20233 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2023, Bupati Ardiansyah menyebut, indikator inflasi diantaranya perputaran uang di masyarakat cukup aman. Kemudian harga-harga produk tidak terlalu jomplang, antara yang rendah dengan yang tertinggi terhadap kemampuan masyakat. Berikutnya, stok barangnya selalu tersedia.

“Maka dari itu yang punya halaman, jangan dibiarkan kosong, silahkan menanam sayur-sayuran dan lainnya. Seperti di rumah pribadi saya menanam tanaman sayuran-sayuran, lombok, tanaman obat, memelihara ikan, buahan dan lainnya,” ajak Ardiansyah saat membuka kegiatan High Level Meeting, yang diikuti perangkat daerah (PD) dan Forkopimda yang tergabung dalam TPID Kutim.

Sebab, menurut orang nomor satu di Kutim ini, dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang ditanami dengan sayur-sayuran dan obat-obatan (Tanaman TOGA) akan mampu menguragi pengeluaran atau berbelanja kebutuhan sandang pangan di luar.

“Hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan mendasar, seperti untuk makan, kesehatan dan sebagainya itu bisa kita penuhi sendiri. Kalau tidak punya lahan manfaatkan polibek, atau hindroponik,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menuturlan, seandainya masyarkat (Kutim) semua bisa memenuhi kebutuhan dasarnya di rumah, seperti kebutuhan pangan yang sederhana aman.

Terkait dengan pantau harga di lapangan, Ardiansyah mengaku mendapatkan laporan bahwa harga-harga pangan tidak terlalu jompalng dari kurun waktu 2 hingga 8 Juli 2023. Dan periode selanjutnya, diharapakan tidak ada pesoalan (inflasi).

Ardiansyah berharap, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Perindag dapat memonitor gejolak harga-harga di pasaran.

“Ini menjadi perhatian semua. Kalau ada hal-hal yang terjadi diantara angka-angka (harga) itu, baik di Pasar Induk, di Pasar Sangatta Selatan atau dimana saja, tolong lakukan sesuatu. Karena kita tidak ingin masyarakat mendapat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Untuk menjaga itu, dirinya mengaku mengintruksi Dinas Koperasi dan dinas lainnya, untuk selalu adakan kegiatan bazar di masyarakat, agar perputaran uang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Sehingga yang punya jualan dihadirkan disana. Biasanya orang malas belanja ke toko, tapi begitu ada bazar rame. Di sisi lain mereka yang punya usaha juga sedikit mendapatkan manfaat dari uang yang beredar,” imbuhnya.
Hal ini juga sesuai dengan anjuran Presiden, agar tingkat penggunaan produk dalam negeri gencar dilakukan. APBD 40 persen, harus penggunaan barang jasa menggunakan produk dari lokal.

High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2023 kali ini, menghadirkan pemateri dari TIPD Kaltim Anik Suhartatik, Perwakilan Bank Indonesia, Mirnayantim, Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Biro Perekonomian Kaltim dan Kepala Tim Implementasi KEKDA Bank Kaltim.

Kegiatan tersebut turut dihadiri, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zubair, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan Sulastin dan unsur Forkopimda lainnya. (ADV/CP2/DS)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.