Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Diikuti 108 Guru PAI
Advertorial

Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Diikuti 108 Guru PAI

adminBy admin24 Juli 2023Updated:2 September 20232 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Senin (24/07/2023) sebanyak 108 guru yang tergabung dalam Asosiasi Pendidikan Agama Islam Indonesia (GPAII) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka.

Kegiatan yang bakal digelar selama empat hari, mulai tanggal 24 – 27 Juli 2023 ini, dibuka secara resmi oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman, di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, di Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ardiansyah menyebut implementasi merdeka penting untuk diikuti semua sekolah-sekolah, termasuk oleh guru-guru Pendidikan agama islam.

“Kepada guru-guru Pendidikan Agama Islam, juga bisa mengimplementasikan kurikulum merdeka, dengan semaksimal mungkin dan senyaman mungkin mungkin dan segembira mungkin. Tapi tidak mengurangi tujuan apa yang ingin dicapai, dalam Pendidikan Agama Islam,” sebut Ardiansyah.

Lebih lanjut, Ardiansyah menambahkan, bahwa dirinya telah mendengar sedikit informasi terkait dengan rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim dalam rangka meningkatkan pengenalan tentang pembelajaran Al-Qur’an akan menggadeng Ummi Fondation.

“Tidak hanya untuk Pendidikan Agama Islam, tapi juga untuk yang non muslim, juga akan diberikan kesempatan untuk meningkatkan pendidikan agama, bagi guru-guru agama yang nonn muslim. Ini saya anggapa sangat baik,” ucapnya.

Lebih jauh Ardiansyah berharap, kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas bisa terus ditingkatkan dalam rangka meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM).

“Guru butuh pelatihan-pelatihan. Karena ilmu itu terus berkembang dengan teknologi. Mudah-mudahan Disdikbud memberikan ruang dan waktu, untuk pelatihan atau workshop bagi bapak/ibu guru khususnya Pendidikan Agama Islam,” pungkas Ardiansyah.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia pelaksana Haeruddin mengatakan, workshop itu diikuti sebanyak 108 orang.
Pesertanya terdiri dari beberapa kecamatan, yakni dari Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Sandaran, Bengalon dan Muara Wahau.

Sementara itu, Ketua Asosiasi GPAII Kutim, Rusini mengatakan guru agama Islam di Kutim secara keseluruhan berjumlah 515 orang dan pengawas lima orang, sehingga satu pengawasa membina 100 lebih.

“keberadaan guru agama itu sangat penting, untuk membentuk karakter anak. Jangan minder menjadi guru seorang guru agama, tapi harusnya bangga. Harus tunjukkan kemampuan kita dan jangan meninggalkan professional kita sebagai guru agama,” ucap Rusini. (ADV/CP2/DS)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas

13 Oktober 2026

Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan

13 Oktober 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Bidan Kutim Tingkatkan Kompetensi Demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Belanja Produk Lokal, Menumbuhkan Harapan UMKM Kutai Timur Naik Kelas
  • Kutim Expo 2026 Diikuti 231 Peserta, Jadi Wadah Promosi UMKM dan Informasi Pembangunan
  • Wardi Kembali Pimpin PWI Kutim Periode 2026–2029, Raih 15 Suara
  • Ronny Bonar Dorong Penguatan Kompetensi Wartawan dan Profesionalisme Media di Kutim
  • Belajar Literasi Digital, Siswa TK Al Falah Kunjungi Diskominfo Kutim
  • DP3A Kutim Perkuat Peran Fasilitator Wujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak
  • Wabup Mahyunadi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat Tetap Lindungi Lahan Pangan
  • Mahyunadi: Website Pemerintah Harus Jadi Pintu Informasi dan Pelayanan Masyarakat
  • Dorong Ekonomi Tak Bergantung Batu Bara, Brida Kutim Perkuat Perlindungan HKI UMKM
  • Cegah Berkas Bolak-Balik, BKPSDM Kutim Minta OPD Perketat Verifikasi Mutasi
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.