Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»Tinggal Tiga Desa, Program Elektrifikasi Kutim Dikebut Hingga Tuntas
Kutai Timur

Tinggal Tiga Desa, Program Elektrifikasi Kutim Dikebut Hingga Tuntas

adminBy admin5 Juni 20262 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Upaya pemerataan listrik di Kabupaten Kutai Timur semakin mendekati target. Pemerintah Kabupaten Kutim bersama PT PLN (Persero) mencatat saat ini hanya tersisa tiga desa yang belum sepenuhnya menikmati layanan kelistrikan.

Hal tersebut terungkap dalam audiensi antara Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dengan jajaran PLN di Kantor Bupati Kutim, Jumat (5/6/2026).

Ardiansyah mengatakan pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan jaringan listrik karena akses energi merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara merata.

Menurutnya, wilayah Pulau Miang, Sandaran, dan Tanjung Mangkalihat menjadi fokus utama dalam penyelesaian program elektrifikasi hingga tahun 2027.

Meski menghadapi tantangan berupa kondisi geografis dan keterbatasan akses, Pemkab Kutim tetap berkomitmen mencari solusi agar seluruh desa dapat segera menikmati listrik.

Di sisi lain, perwakilan PLN Nurhakim menjelaskan bahwa pada 2026 pihaknya mendapat penugasan dari Kementerian ESDM untuk membangun infrastruktur kelistrikan di 31 lokasi yang mencakup 21 desa.

“Dari 21 desa itu, 10 merupakan desa baru. Sehingga dari sisa desa lama yang belum berlistrik, kini tinggal tiga desa lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa kendala yang masih dihadapi antara lain akses jalan yang rusak serta proses perizinan pembukaan jalur jaringan listrik di area perkebunan sawit.

Namun demikian, PLN menilai koordinasi dengan pemerintah daerah berjalan sangat baik sehingga berbagai hambatan dapat diselesaikan secara bertahap. (IR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Mahyunadi Dorong Festival Bengen Lepek Majau Masuk Kalender Wisata Kutim

5 Juni 2026

Diskominfo Staper Kutim Luncurkan Layanan Pengolahan Dokumen Digital Gratis untuk Masyarakat

4 Juni 2026

Akhir Pelarian MY, Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Royyan Ditangkap Tim Gabungan

4 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Mahyunadi Dorong Festival Bengen Lepek Majau Masuk Kalender Wisata Kutim
  • Tinggal Tiga Desa, Program Elektrifikasi Kutim Dikebut Hingga Tuntas
  • Diskominfo Staper Kutim Luncurkan Layanan Pengolahan Dokumen Digital Gratis untuk Masyarakat
  • Akhir Pelarian MY, Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Royyan Ditangkap Tim Gabungan
  • Tim SAR Gabungan Temukan Rifki 7,7 Kilometer dari Lokasi Tenggelam
  • 13 Instansi Raih Penghargaan Pelayanan Publik, Pemkab Kutim Apresiasi Kinerja Terbaik
  • Pelepasan Angkatan XXXII SMPN 1 Sangatta Utara Berlangsung Haru, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Sekolah
  • Bupati Ardiansyah Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tekankan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia
  • Pengedar Sabu di Rantau Pulung Ditangkap, Barang Bukti Capai 41,53 Gram
  • Polisi Kejar Pelaku Curanmor Antar Daerah, Ditangkap Sebelum Kabur ke Gorontalo
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.