Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»70 UMKM Kutim Dapatkan Pendampingan Sertifikasi Halal
Advertorial

70 UMKM Kutim Dapatkan Pendampingan Sertifikasi Halal

adminBy admin26 November 2024Updated:5 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Sangatta – Sertifikat halal menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) guna keberlangsungan produk dan juga meyakinkan kepada konsumen, bahwa produknya layak untuk di beli.

Produk halal yang telah bersertifikat juga di nilai lebih terjamin dalam proses pembuatan, bahan yang digunakan, sehingga aman untuk di konsumsi. Namun di sisi lain masih banyak juga produk makanan/olahan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ini yang belum mempunyai label halal. Padahal jika dilihat dari komposisi bahan baku, dan alat yang di gunakan, serta proses pembuatannya sudah bisa dikatakan halal.

Oleh karena itu Program pendampingan sertifikasi halal di rasa sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM di Kutai Timur. Dengan menghadirkan narasumber Hadi Suparto dari Unit Layanan Strategis Halal Universitas Mulawarman. kegiatan ini di hadiri oleh 35 pelaku UMKM, bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat mengenai produk halal, meningkatkan kesadaran melalui pendampingan sertifikasi halal, serta bisa memperluas sektor pemasaran bagi produk-produk UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim, Teguh Budi Santoso mengatakan, tahun ini sebanyak 70 produk yang di hasilkan oleh para pelaku UMKM mendapatkan pendampingan untuk mendapatkan sertifikasi halal.

“Tahun ini kami baru bisa mengakomodir 70 produk termasuk yang hari ini kita laksanakan. Dan kami menyadari pekerjaan rumah kami masih banyak. Dan ini tetap menjadai konsentrasi kami di Dinas Koperasi dan UKM untuk bisa memfasilitasi,” ujarnya.

Sertifikasi hala sendiri, sambung Teguh menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus di lengkapi oleh pelaku UMKM terutama yang bergerak di bidang makanan. Hal itu juga sesuai dengan Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal mewajibkan produk-produk yang dipasarkan di Indonesia untuk memiliki sertifikasi halal.

“Dengan adanya sertifikat halal tersebut, UMKM tidak hanya mengikuti regulasi yang ada, tetapi juga terhindar dari masalah hukum di kemudian hari terkait keabsahan produk mereka. Selain, menajdi bentuk komitmen pelaku usaha terhadap kualitas dan kehalalan produk yang mereka tawarkan,” bebernya.

Selain mampu meningkatkan daya saing, kepatuhan hukum, dan kepercayaan konsumen, dengan memiliki sertifikat halal, sambung Teguh juga akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah permintaan. Karena mampu menjangkau lebih banyak konsumen, terutama di kalangan masyarakat muslim.

Lebih lanjut, sertifikasi halal juga membuka peluang bagi UMKM untuk mendapatkan akses ke berbagai program pendukung pemerintah dan lembaga keuangan. Hal Ini tentu menjadi peluang besar bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya lebih jauh.

“Dengan masih banyaknya produk yang di hasilkan oleh para UMKM kita, kami akan mencoba terus mengafirmasi dan memfasilitasi mereka,” pungkasnya. (adv/*rkb)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.