Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
Kutai Timur

Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan

adminBy admin16 Februari 2026Updated:18 Februari 20261 Min Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor perkebunan kelapa sawit sebagai komoditas strategis daerah. Selain menopang ekonomi lokal, sawit juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menilai sawit memiliki cakupan manfaat yang luas, mulai dari kebutuhan pangan hingga energi terbarukan. Pernyataan tersebut sejalan dengan visi nasional yang pernah disampaikan Prabowo Subianto mengenai pentingnya sawit sebagai salah satu fondasi pembangunan.

“Dari minyak goreng hingga bahan baku obat dan kosmetik, semuanya ada pada kelapa sawit. Bahkan sektor farmasi kita sangat bergantung pada olahan sawit,” jelasnya.

Tak hanya itu, pengembangan biodiesel berbasis sawit menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung kemandirian energi. Program ini dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

Ardiansyah juga menyoroti posisi strategis Kutai Timur dalam rantai pasok nasional. Permintaan pasar internasional, termasuk dari kawasan Eropa, masih menunjukkan tren positif terhadap produk turunan sawit Indonesia.

Untuk menjaga keberlanjutan industri, Pemkab Kutim terus mendorong praktik budidaya ramah lingkungan. Peningkatan produktivitas dilakukan tanpa perluasan lahan yang berpotensi merusak hutan, sekaligus memperkuat kapasitas petani melalui pendampingan dan peningkatan kualitas produksi. (IR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026

18 Februari 2026

Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan

13 Februari 2026

Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja

12 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
  • KPC Ringankan Beban Warga, 500 Paket Sembako Dibagikan di Kawasan Terdampak Banjir
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.