Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Pendidikan»Ketua Forum Honorer Kaltim Dukung Usulan Isran, Guru K2 Tanpa Tes
Pendidikan

Ketua Forum Honorer Kaltim Dukung Usulan Isran, Guru K2 Tanpa Tes

adminBy admin25 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Samarinda- Ketua Forum Honorer Kaltim Makkullau mendukung usulan Gubernur Kaltim Isran Noor bagi guru honorer dengan status kategori II (K2) tanpa tes.  Mereka yang sudah mengabdi rata rata 5 tahun keatas dan sudah paham dengan dunia pendidikan.

Guru honorer K2 ini merupakan guru honorer yang sudah mengajar sebelum tahun 2005, tapi belum kunjung diangkat jadi guru tetap(PNS) dan sudah bertahun-tahun menjadi guru honorer.

“Database K2 itu masa kerjanya 2 Januari 2005 sampai akhir Desember 2010,” kata Makkullau kepada MSI Grup di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda.

Ia katakan kemarin bersama gubernur mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komis X DPR RI di Gedung Nusantara I Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta.

“Ada 5 provinsi yang diundang, salah satunya Kaltim dan dihadiri langsung Gubernur Kaltim Isran Noor, bersama Kadisdikbud Kaltim, BKD, minta untuk guru honorer yang 5-10 tahun keatas agar tidak dilakukan tes,”kata ibu yang berhijab ini.

Menurutnya Gubernur Kaltim Isran Noor peka terhadap para pendidik yang sekian tahun belum diangkat menjadi guru tetap (PNS). Dimana kalau melihat pengabdiannya tidak diragukan.

“Gubernur dihadapan Komisi X DPR RI, sudah melaporkan untuk pengangkatan PPPK, yang jumlahnya 2.513 orang dengan anggaran Rp98 miliar. Pak Isran sudah hitung-hitungan,” jelasnya.

Kata dia, masih ada sebanyak 446 orang K2 yang tersisa. Dari 446 orang ini termasuk guru SMA, karena awalnya ditingkat 2 itu adalah SD, SMP dan SMA. Disebabkan adanya peralihan SMA ke provinsi, maka masih tersisa sekitar 73 orang K2 di Samarinda.

Ia katakan, dari data Kadisdikbud Kaltim, semua instansi sudah terangkat dan tersisa hanya guru SMA sebanyak 73 orang.

“Kami akan menyampaikan ke Wali Kota Samarinda, Andi Harun minta kebijakan untuk K2 tidak dites lagi,”harapnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

IKA UNHAS KUTIM BERSAMA RS.ASY SYIFA MENGGELAR SENAM BERSAMA

6 Februari 2022

Anggota DPRD Provinsi Sutomo Jabir Menerima Kunjungan HIPMA KT Cab Samarinda

24 Januari 2022

Pendar Pelita Nusantara Melakukan Pengembangan Baca Bakat Di Kaltim

18 November 2021
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.