Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»DPPPA Kutim Dorong Integrasi Perspektif Gender untuk Pembangunan Inklusif Lewat FGD
Advertorial

DPPPA Kutim Dorong Integrasi Perspektif Gender untuk Pembangunan Inklusif Lewat FGD

adminBy admin19 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menguatkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar untuk mendorong penerapan Pengarusutamaan Gender (PUG) di setiap lini pembangunan daerah.

Kepala DPPPA Kutim, Idham Cholid, menegaskan bahwa PUG bukanlah upaya yang hanya berfokus pada perempuan, tetapi memastikan bahwa pembangunan dapat dirasakan oleh semua kelompok tanpa terkecuali baik perempuan, laki-laki, lansia, maupun penyandang disabilitas.

“Bahwasanya pengaruh sebaran gender itu tadi sudah dijelaskan bagaimana pembangunan itu bersifat inklusif dan adil. Pembangunan itu bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, baik itu perempuan maupun laki-laki,” ujarnya. Saat ditemui awak media pada rabu (19/11/2025) di Hotel Royal Victoria, ruang sangkima.

Idham juga menyoroti kondisi ketimpangan gender di Kutai Timur yang masih tinggi. Berdasarkan indikator daerah, Kutim berada di peringkat 9 dari 10 kabupaten/kota, menunjukkan perlunya upaya lebih serius dalam memperbaiki kesenjangan tersebut.

“Nah, kebetulan di Kutai Timur ini, angka ketimpangan gendernya masih tinggi. Kita masih tertinggal,” bebernya.

Pada kesempatan itu, ia turut mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberi ruang dan kesempatan bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak, agar dapat berpartisipasi dalam proses pembangunan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dina Prihandini, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam menerapkan anggaran yang responsif gender.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memastikan pemerataan manfaat pembangunan bagi seluruh kelompok masyarakat.

“Latar belakang kegiatan ini adalah dalam upaya mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan dan responsif terhadap kebutuhan seluruh kelompok masyarakat, termasuk perempuan, laki-laki, lansia, dan penyandang disabilitas,” jelasnya.

Dina menambahkan, FGD ini dirancang agar perspektif gender benar-benar menjadi bagian integral dari seluruh proses pembangunan, mulai perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi program.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis yang dilakukan secara sistematis dan terencana untuk memastikan bahwa perspektif gender menjadi bagian integral dalam seluruh proses pembangunan,” pungkasnya. (ADV/IR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha

18 Januari 2026

Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri

17 Januari 2026

RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen

16 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • UMK Kutim 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha
  • Cetak Kader Ulama, Pemkab Kutim Gandeng Baznas Kelola Beasiswa Luar Negeri
  • RADALOK I 2026, Pemkab Kutim Targetkan Serapan Triwulan I Capai 15 Persen
  • DPPKB Kutim Siapkan Sekolah Lansia Berdaya, Sangatta Utara Jadi Lokasi Perdana
  • Pemkab Kutim Perkuat Pengawasan Pembangunan SPPG Terpencil Demi Sukses Program MBG
  • Antisipasi Banjir Susulan, Polsubsektor Batu Ampar Minta Pemdes Siapkan Titik Evakuasi
  • Target 50 Ribu Pekerja, Pemkab Kutim Mulai Bangun Peta Ketenagakerjaan
  • Kerja Cepat Aparat, Empat Tahanan Kabur di Kutai Timur Kembali Diamankan
  • Hilirisasi Jadi Kunci, Keripik Pisang Produksi IKM Kutim Perkuat Penetrasi di Pasar Uni Eropa
  • Pantau Harga Lebih Cepat, Disperindag Kutim Andalkan SP2KP dan Videotron Kota
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.