Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Angka Stunting di Kutim Turun, Pemkab Bidik Target 2 Persen pada 2025
Advertorial

Angka Stunting di Kutim Turun, Pemkab Bidik Target 2 Persen pada 2025

adminBy admin18 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali mencatat capaian membanggakan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Berdasarkan laporan terbaru Dinas Kesehatan Kutim, prevalensi stunting di daerah ini berhasil ditekan hingga di bawah 14 persen—turun signifikan dari beberapa tahun lalu yang masih berada di angka sekitar 21 persen.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, mengatakan penurunan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan hasil dari kerja kolektif berbagai pihak. Pemerintah daerah, kader PKK, bidan desa, hingga tenaga gizi terus bergerak aktif melakukan pendampingan dan intervensi langsung ke masyarakat.

“Penanganan stunting tidak bisa hanya dari laporan di atas kertas. Tim harus turun ke rumah warga, memeriksa kondisi ibu hamil dan anak-anak. Di lapangan lah masalah sebenarnya terlihat,” tegasnya.

Sumarno menjelaskan bahwa stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi juga menyangkut perkembangan otak anak yang akan memengaruhi kualitas generasi Kutim di masa depan. Karena itu, intervensi utama dilakukan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Selain intervensi terhadap ibu hamil dan balita, edukasi gizi bagi remaja—khususnya remaja putri—ikut menjadi prioritas. Program konsumsi tablet tambah darah juga terus digencarkan untuk mencegah risiko anemia yang dapat memengaruhi kualitas kehamilan di masa mendatang.

“Kalau sudah stunting, pemulihannya tidak bisa seratus persen. Maka yang bisa kita lakukan adalah mencegah sebelum terjadi. Remaja yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat,” ungkap Sumarno.

Dinas Kesehatan Kutim turut memperkuat layanan kesehatan dasar dengan mewajibkan puskesmas melakukan pemantauan rutin terhadap ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko. Pemeriksaan kesehatan, edukasi pola asuh, pemberian makanan bergizi, hingga penyuluhan perilaku hidup bersih menjadi paket intervensi yang dijalankan secara berkelanjutan.

Kesadaran keluarga juga disebut berperan besar. Gaya pengasuhan, pola makan, dan kebiasaan sehari-hari sangat menentukan kondisi gizi anak. Karena itu, kader dan tenaga kesehatan di lapangan terus membangun komunikasi aktif dengan orang tua.

Melihat penurunan yang terjadi, Pemkab Kutim memasang target cukup ambisius: menekan angka stunting mendekati 2 persen pada 2025. Meski tantangannya tidak ringan, Dinas Kesehatan yakin target tersebut dapat dicapai melalui konsistensi dan kerja bersama.

“Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita bergerak bersama. Kuncinya adalah konsistensi dan perubahan perilaku masyarakat,” kata Sumarno.

Penurunan stunting di Kutim menjadi bukti bahwa komitmen pemerintah, sinergi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat mampu menciptakan perubahan besar. Pemerintah berharap capaian ini dapat terus dipertahankan untuk mewujudkan generasi Kutai Timur yang sehat, cerdas, dan siap bersaing. (ADV/AR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD

19 Februari 2026

Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026

18 Februari 2026

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.