SAMARINDA – Sumpah dan janji telah diucapkan, dan sekarang Encik Wardani bersiap untuk mengambil tugasnya di Komisi II DPRD Kalimantan Timur. Dengan semangat baru, ia menatap masa depan dengan komitmen untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi peran Kaltim sebagai Ibu Kota Negara baru.
Dengan visi untuk memperkuat kolaborasi antar generasi, Encik menyampaikan harapannya untuk bekerja sama dengan pemuda Kalimantan Timur. Dia menganggap periode ini sebagai saat yang kritis dimana generasi muda harus didorong untuk berperan aktif dalam proses pembangunan.
“Kita memiliki kesempatan emas untuk memanfaatkan energi dan inovasi pemuda dalam mengembangkan daerah kita,” ujar Encik. “Sinergi antara pengalaman dan ide-ide segar akan menjadi kunci dalam mewujudkan potensi Kalimantan Timur sebagai pusat pemerintahan yang baru.”
Selain itu, Encik Wardani juga mengungkapkan keinginannya untuk segera berkoordinasi dengan fraksi dan rekan-rekan di Komisi II. “Kami akan menetapkan target yang konstruktif dan realistis, untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang kami ambil akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya, menegaskan komitmennya untuk transparansi dan akuntabilitas.
Perhatiannya tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada pengelolaan aset daerah yang strategis, seperti Hotel Atlit Kalimantan Timur. “Kami harus memastikan bahwa aset-aset daerah dikelola dengan cara yang dapat mendukung dan memacu pertumbuhan regional,” tutur Encik, menggarisbawahi pentingnya manajemen aset untuk pembangunan berkelanjutan.
Harapan Encik tidak berhenti pada retorika; ia memiliki visi untuk mewujudkan Kaltim sebagai pusat pertumbuhan yang inklusif dan dinamis, yang mampu mengakomodasi aspirasi dan potensi seluruh lapisan masyarakat. (ADV/CP-M)