Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Pemerintahan»Sutomo : Sekitar 80 Persen Kegiatan Sudah di Lelang di ULP Ditolak Dinas PUPR-PERA Sehingga Pembangunan Terlambat.
Pemerintahan

Sutomo : Sekitar 80 Persen Kegiatan Sudah di Lelang di ULP Ditolak Dinas PUPR-PERA Sehingga Pembangunan Terlambat.

adminBy admin25 Agustus 20222 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SAMARINDA – Salah satu yang menjadi sorotan komisi III DPRD Kaltim saat ini adalah lambannya serapan anggaran pemerintah terutama untuk pembangunan infrastruktur. Hal itu terungkap pada saat RDP antara komisi III DPRD dengan dinas PUPR-PERA dan Biro Barang dan Jasa Kaltim di Gedung E DPRD Lt. 1 pada selasa, 23 Agustus 2022.

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa realisasi fisik bangunan infrastruktur maupun realisasi keuangan, terutama bidang bina marga dan pemukiman masih sangat rendah, belum mencapai 20%. Hal ini membuat anggota komisi 3 DPRD Kaltim, Sutomo Jabir merasa geram.

Tomo menilai salah satu penyebabnya adalah kurang harmonisnya hubungan antara ULP dengan PUPR-PERA menjadi salah satu penyebab nya. Bahkan menurut tomo, sekitar 80 persen kegiatan di Bina Marga dan Perkim yang telah selesai proses lelang nya di ULP justru ditolak oleh KPA sehingga terkesan ada kesengajaan memperlambat pembangunan.”mayoritas yang sudah dimenangkan POKJA tapi tidak diakui oleh KPA sehingga diminta evaluasi ulang lagi makanya lama proses ber kontraknya padahal mestinya sudah dinikmati masyarakat” Ujar Tomo

Lebih lanjut Tomo menambahkan kebingungan nya karena ternyata setelah evaluasi oleh POKJA masih ada evaluasi oleh KPA. “Saya tidak ngerti juga ini sistem sekarang gimana yang sudah selesai prosesnya lelangnya malah evaluasi lagi di PU atau apakah kualitas POKJA yang ada di ULP begitu rendah sehingga produk nya tidak diakui oleh PU” Sambung Tomo

Menurut Tomo, hal tersebut harus dibenahi oleh Gubernur supaya keberadaan ULP tidak terkesan sia sia karena evaluasi nya juga ada di SKPD sehingga perlu disamakan persepsi antara ULP dan SKPD sehingga tidak terkesan saling menghambat. Apalagi menurut Tomo proses lelang saat ini mestinya lebih mudah dan lebih cepat karena pemerintah telah menyederhanakan prosesnya. “Pemerintah pusat aja sebenarnya telah menyederhanakan proses lelang supaya anggaran cepat dikonversi menjadi bangunan kok ini malah kita yang terkesan menghambat.

Politisi PKB dari Dapil Bontang Kutim Berau ini berharap seleksi ketat yang dilakukan di PUPR-PERA tidak hanya terkesan menambah birokrasi proses lelang tapi juga dapat benar-benar menambah kualitas kerja proyek pembangunan. “Mudah-mudahan seleksi ini betul betul nanti di lapangan di terapkan dan kita akan awasi bersama sama ya. Tutupnya

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Di Bimtek Keluarga Berintegritas, Wabup Kasmidi : Perlu Ditingkatkan Untuk Cegah Korupsi

30 November 2023

Pimpinan Perangkat Daerah Pemkab Kutim Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas

29 November 2023

Kejurprov Badminton 2024, Kutim Akan Jadi Tuan Rumah

29 November 2023
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • HUT Bhayangkara ke-80, Polres Kutim Gelar Kejuaraan Menembak Terbuka untuk Umum
  • Bhayangkara FC dan Jukut FC Berbagi Skor 1-1, Kemitraan Polisi dan Media Kian Solid
  • Ribuan Warga Kutim Diusulkan Masuk Program Jaminan Kesehatan Sepanjang 2026
  • Bayu Ditetapkan Sebagai Ketua JMSI Kaltim, Fokus Perkuat Pers Siber dan Kemandirian Media
  • Polres Kutim Tuntaskan Renovasi Jembatan H. Masdar, Mobilitas Warga Makin Mudah
  • Warna Khaki hingga Batik Daerah, Ini Ketentuan Pakaian Dinas ASN Kutim Tahun 2026
  • Bupati Ardiansyah Tegaskan Dukungan untuk Atlet Disabilitas
  • Mahyunadi Dorong Festival Bengen Lepek Majau Masuk Kalender Wisata Kutim
  • Tinggal Tiga Desa, Program Elektrifikasi Kutim Dikebut Hingga Tuntas
  • Diskominfo Staper Kutim Luncurkan Layanan Pengolahan Dokumen Digital Gratis untuk Masyarakat
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.