Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Kutai Timur»Mahyunadi : Festival Budaya Harus Perkuat Identitas Daerah Tanpa Mengesampingkan Nilai Keagamaan
Kutai Timur

Mahyunadi : Festival Budaya Harus Perkuat Identitas Daerah Tanpa Mengesampingkan Nilai Keagamaan

adminBy admin11 Juli 2026Updated:14 Juli 20262 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, mengajak seluruh masyarakat menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan. Pesan tersebut disampaikannya saat membuka Festival Sekerat Nusantara ke-V di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Jumat (10/7/2026).

Festival yang mengangkat tema “Sekerat Bersatu, Nusantara Bergema” itu menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang terus dikembangkan sebagai sarana memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyunadi menegaskan bahwa keberagaman budaya merupakan aset penting yang dimiliki Kutai Timur. Namun, menurutnya, penyelenggaraan kegiatan budaya harus tetap berada dalam koridor norma dan tidak memasuki ranah ritual keagamaan.

“Pentas budaya harus terus dilestarikan sebagai identitas daerah, tetapi tetap menghormati nilai-nilai agama yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama lima tahun terakhir konsisten menyelenggarakan Festival Sekerat Nusantara sehingga mampu menjadi salah satu agenda wisata budaya unggulan di Kutai Timur.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kutim, Ilham, menjelaskan bahwa festival kini tidak lagi hanya berorientasi pada hiburan, tetapi diarahkan menjadi instrumen pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan industri kreatif.

Berbagai produk UMKM lokal, kuliner khas, serta pertunjukan seni tradisional menjadi bagian dari rangkaian festival yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.

Festival akan berlangsung hingga 12 Juli 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya, hiburan rakyat, dan promosi potensi lokal Desa Sekerat. (IR)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Tongkat Estafet Kepemimpinan Polres Kutim Beralih ke AKBP Aryansyah

14 Juli 2026

Tradisi Tepung Tawar Warnai Penyambutan Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah

13 Juli 2026

Tanaman Produktif Warnai Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Polder Sangatta

10 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Tongkat Estafet Kepemimpinan Polres Kutim Beralih ke AKBP Aryansyah
  • Tradisi Tepung Tawar Warnai Penyambutan Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah
  • Festival Sekerat Nusantara V Tegaskan Komitmen Desa Bangun Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan
  • Mahyunadi : Festival Budaya Harus Perkuat Identitas Daerah Tanpa Mengesampingkan Nilai Keagamaan
  • Tanaman Produktif Warnai Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Polder Sangatta
  • Gua Mengkuris Tampilkan Harmoni Warisan Alam dan Peradaban Purba
  • Tak Hanya Indah, Tangga Bidadari Simpan Jejak Geologi Jutaan Tahun
  • Pemkab Kutim Siapkan Langkah Pengendalian Inflasi dan Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem
  • Bupati Kutim Dorong Lulusan BLK Terpantau Hingga Terserap Dunia Kerja
  • Bupati Ardiansyah Tekankan Pentingnya Sinergi pada Sertijab Dandim 0909/KTM
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.