SANGATTA – Panen jagung yang dilakukan Kelompok Tani B-TEAM di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara, mendapat perhatian langsung dari Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Rabu (29/4/2026).
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang panen, tetapi juga momentum melihat peluang pengembangan sektor pertanian terpadu yang terintegrasi dengan wisata.
Menurut Ardiansyah, lokasi lahan yang berada di jalur strategis antara pusat pemerintahan dan kawasan wisata Pantai Teluk Lingga memiliki nilai tambah untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata.
“Selain sebagai sumber pangan, kawasan ini bisa menjadi tempat rekreasi keluarga yang edukatif,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Bupati juga menekankan pentingnya teknik budidaya yang tepat, termasuk pengaturan varietas jagung dalam satu lahan agar tidak terjadi penurunan kualitas akibat persilangan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan iklim dengan menyediakan sistem penampungan air.
Ketua B-TEAM Golden Farm, Ahmad Badara, menyebutkan bahwa pihaknya terus mengembangkan usaha pertanian dan peternakan secara terpadu. Saat ini, selain budidaya jagung, kelompoknya juga mengelola ribuan ayam pedaging dan petelur.
Distribusi hasil ternak telah menjangkau sejumlah kecamatan, di antaranya Sandaran, Wahau, dan Sangkulirang.
“Kami optimistis mengembangkan konsep wisata petik, meskipun tantangan cuaca cukup ekstrem,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan lahan seluas dua hektare tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk kolam pemancingan, guna meningkatkan daya tarik kawasan bagi masyarakat. (IR)
