Close Menu
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Penawaran Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Citpose.com
  • Home
  • Nasional
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • Destinasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Citpose.com
You are at:Home»Advertorial»Isran Noor Lepas Ekspor Produk UKM ke 10 Negara
Advertorial

Isran Noor Lepas Ekspor Produk UKM ke 10 Negara

adminBy admin25 Maret 2021Updated:25 Maret 20213 Mins Read
Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Share
Facebook Twitter Email Copy Link Telegram WhatsApp

Balikpapan – Genap setahun pandemi Covid-19 melanda Kalimantan Timur (Kaltim). Bencana non alam ini merisaukan banyak negara. Saat ekonomi dunia mengalami kontraksi hebat, semangat para pelaku usaha pun ikut melemah. Namun itu tidak terjadi di Kaltim.

Pasalnya, meski pandemi masih terus mengancam dunia, pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kaltim tetap eksis menemukan pasar di luar negeri.

Isran Noor saat melepas ekspor ke 10 negara tujuan di sela pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Sektor Industri, Perdagangan, Koperasi dan UMKM se-Kaltim 2021 di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (24/3/2021),mengapresiasi kegigihan para pelaku UKM di Kaltim menembus pasar ekspor.

“Saya sangat mengapresiasi UKM kita. Mereka membuktikan, pandemi bukan menyuruh kita malas, justru harus terus melakukan aktivitas. Lebih kreatif menjadikan pandemi sebagai tantangan dan peluang,” kata Isran Noor.

Sukses ekspor produk UKM Kaltim pada triwulan pertama 2021 ke 10 negara tujuan dengan nilai US$ 2 juta atau setara Rp 28 miliar lebih. Menurut gubernur bisa dilakukan karena sinergi yang sangat baik antara Dinas Perindagkop Kaltim dan dinas terkait di kabupaten dan kota, pemerintah pusat dan stake holder lainnya (swasta, asosiasi terkait, Bank Indonesia dan Himbara). Sinergi yang baik ini sukses mengawal UMKM menjadi jauh lebih baik dan maju menatap ekspor seperti saat ini.

“Jujur saja, peran UKM sangat besar di Provinsi Kaltim,” ujar Isran Noor.

Atas kegigihan para pelaku UKM, Pemprov Kaltim memberikan penghargaan bagi eksportir berjasa di Kaltim, sekaligus menyerahkan sertifikat halal kepada 15 pelaku usaha di Kaltim dalam Forum Perangkat Daerah yang digelar 23-26 Maret 2021.

Gubernur mengaku sangat bahagia karena meski pandemi ekspor Kaltim terus bergerak maju. Keuntungan Kaltim lainnya, karena ekspor sudah bisa langsung dilakukan ke negara tujuan melalui Pelabuhan Kariangau Balikpapan. Contoh sejak enam bulan lalu Kaltim sudah melakukan ekspor pisang ke Malaysia.

“Sangat terasa pengaruhnya bagi UKM Kaltim, terutama masyarakat di daerah-daerah produsen pisang,” ucap Gubernur dilansir dari halaman kaltimprov.go.id

Mantan ketua Apkasi ini juga mengingatkan agar pelaku UKM mampu menangkap peluang lain dari rencana pemindahan ibu kota negara ke Kaltim, tentu dengan produk-produk berkualitas dan berdaya saing.
Sebagai informasi, ekspor kemarin dilakukan oleh 9 pelaku UKM dengan 10 negara tujuan. Yakni China, Singapura, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Pakistan, India dan beberapa Negara di Eropa.

Produk yang diekspor adalah rayung, kopra dan lidi nipah dengan tujuan Pakistan dan India (CV Masagenah). Minyak jelantah dengan tujuan Eropa (PT Garuda Sinar Perkasa). Kayu olahan ulin ke Jepang (CV Alfa Moulding), kayu moulding decking, beam dan stick dengan negara tujuan Jepang (CV Wana Karya) dan amplang diekspor ke Taiwan (Koperasi Produsen Bina Taruna Mandiri).

Selain itu, untuk ikan segar, kepiting dan udang diekspor ke Malaysia, Singapura dan China (CV Tiga A). Roasted kopi ke Singapura (Delli Coffe), rumput laut kering ke Korea Selatan (CV Multi Sarana Jaya) dan hasil laut gurita diekspor ke China (Koperasi Nelayan Karunia Abadi).

Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengatakan akan terus dilakukan dan ini merupakan implementasi dari misi Gubernur Kalimantan Timur yakni “Berdaulat dalam ekonomi kerakyatan dan ekonomi wilayah yang berkeadilan”.

Menurut Roby, ini merupakan langkah konkrit untuk peningkatan dan percepatan ekspor non migas di masa pandemi Covid-19.

“Kita akan terus motivasi para pelaku UKM untuk tetap meningkatkan ekspor di masa sulit ini. Meningkatkan UKM ekspor dengan produk baru, unik dan pelaku baru. Terpenting harus tetap menjaga loyal buyers,” kata mantan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Kaltim itu.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
admin

Related Posts

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027

17 Februari 2026

Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim

15 Februari 2026

Skema Baru Bantuan RT di Kutim, Dikelola Desa namun Tetap Berbasis Aspirasi Warga

1 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
  • Pemkab Kutim Jajaki Skema Karbon dan Ekonomi Hijau untuk Dongkrak PAD
  • Dorong Daya Saing, Brida Kutim Gelar Lomba Inovasi SANGA BELIDA 2026
  • Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Fisik dan SDM dalam RKPD 2027
  • Kutim Perkuat Perkebunan Berkelanjutan, Sawit Disebut Kunci Ketahanan Energi dan Pangan
  • Bupati Ardiansyah Apresiasi Workshop Mandiri Himpaudi Kutim
  • Tekan Stunting, Pemkab Kutim Distribusikan Susu Gratis dan 342 Set Alat Ukur Pertumbuhan
  • Kukuhkan Pengurus Baru, Ketua DWP Kutim Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja
  • Forum Anak Muara Wahau Desak Pembangunan Perpustakaan dan Taman Ramah Anak
  • Forkopimda Kutai Timur Siapkan Skema Pengamanan Terpadu Sambut Bulan Suci Ramadan
  • Semangat Merah Putih dan Kepedulian Sosial Warnai Nobar Final AFC Futsal di Sangatta
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Destinasi
  • DISKOMINFO KUTAI TIMUR
  • DPRD Kutai Timur
  • KALTIM
  • Kutai Timur
  • Kutai Timur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Samarinda
  • Tokoh
  • Traveller
© 2026 Powered ByCitpose.com.
  • Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privasi
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.